Ikatan Alumni Teknik Sipil Universitas Hasanuddin (IKATSI UH) dan Badan Kejuruan Sipil Persatuan Insinyur Indonesia (BKS PII) resmi menjalin kerjasama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di sela-sela acara penyumpahan Insinyur lulusan Program Profesi Insinyur (PPI) Universitas Hasanuddin.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua IKATSI UH, Ir. Andi Subhan Mustari, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., dan Ketua BKS PII, Ir. Habibie Razak, IPU., FIEAust., EngExec., IntPE(Aus).
Kesepakatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara organisasi alumni dan organisasi profesi guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor teknik sipil.
Melalui kerjasama tersebut, kedua pihak sepakat untuk berkolaborasi dalam berbagai program peningkatan kompetensi keinsinyuran dan continuing professional development (CPD), khususnya di bidang teknik sipil, kepemimpinan, serta bidang-bidang relevan lainnya yang mendukung pengembangan profesional para insinyur.
Implementasi kerjasama akan diwujudkan melalui penyelenggaraan seminar, pelatihan, fasilitasi kemitraan dengan industri, hingga promosi berbagai kegiatan profesional kepada anggota masing-masing organisasi. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pembelajaran, memperkuat jejaring profesional, serta membuka peluang kolaborasi bisnis bagi para anggota.
Selain itu, kerjasama ini juga menjadi wadah untuk meningkatkan networking activities melalui berbagai professional event yang melibatkan praktisi, akademisi, dan pelaku industri konstruksi.
Dengan demikian, para insinyur dapat terus memperbarui kompetensi sekaligus memperluas peluang karier di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan oleh Ketua Umum Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (IKATEK UH), Ir. Sapri Andi Pamulu, M.Eng.(PM)., Ph.D., yang memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi kedua organisasi dalam mendorong penguatan kapasitas dan profesionalisme insinyur Indonesia.






