Bersama Berbagi Ikatek Unhas Buka Puasa Bersama Korban Gempa Mamuju di Masjid Darurat Ikatek Unhas

TRIBUN-TIMUR.COM – Tim relawan Bersama Berbagi Ikatek Unhas atau Ikatan Alumni Teknik Unhas lakukan buka puasa bersama korban Gempa Mamuju.

Buka puasa bersama dilakukan pada 27 Ramadhan di Masjid Darurat yang dibangun Ikatek Unhas dan Berbagi Bersama di Mamuju, Ahad 9 Mei 2021.

Sebanyak 63 warga Desa Galung Timur, Kelurahan Galung, Kecamatan Tappalang, Kabupaten Mamuju ikut berbuka bersama di Masjid Darurat “Kembali Ke Allah” Ikatek Unhas.

Kegiatan Buka Puasa bersama di Masjid Darurat Kembali Ke Allah Ikatek Unhas ini dikoordinir Luthfi yang juga sebagai Alumni Teknik Perkapalan Unhas.

Luthfi mengatakan antusias warga Desa Galung Timur untuk berpartisipasi pada kegiatan ini sangat besar.

Terlebih lagi saat warga mengetahui bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas donasi dari teman-teman Bersama Berbagi Ikatek Unhas.

“Warga antusias sekali. Mereka sudah ada ikatan emosional dengan para Relawan Bersama Berbagi Ikatek Unhas,” kata Luthfi.

“Mereka para warga ini telah bersama-sama dengan Relawan dalam membangun Masjid Darurat ini ini pascagempa Maret 2020 lalu,” lanjutnya.

Sementara itu Saparuddin selaku Imam Masjid Darurat “Kembali ke Allah” Ikatek Unhas, mengaku seperti bereuni lagi dengan tim relawan.

“Kami seakan-akan bernostalgia lagi dengan teman-teman Relawan Bersama Berbagi Ikatek Unhas,” tutur Saparuddin, dalam rilis ke tribun-timur.com, Senin (10/5/2021).

Saparuddin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua perhatian dan sumbangan Ikatek Unhas.

Terutama hingga saat ini masih memperhatikan korban Gempa dari warga Desa Galung Timur kecamatan Tappalang, Mamuju.

“Semoga kelak semua perhatian dan kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi bapak-bapak Alumni Teknik Unhas,” ucapnya.

Ketua Pembangunan Masjid, Masjaya juga menuturkan bahwa kondisi masjid hingga saat ini masih kondusif.

“Alhamdulillah jamaah tarawihnya juga masih banyak. Semoga ke depan masjid ini bisa sedikit demi sedikit kami bangun kembali,” kata Masjaya.

Lebih lanjut, Luthfi sebagai Koordinator giat Kemanusiaan Bersama Berbagi Ikatek Unhas mengatakan kegiatan pendampingan akan terus dilakukan.

Terutama bagi masyarakat korban Gempa Mamuju ini hingga kampung mereka kembali Normal seperti sedia kala.

Hingga saat ini, jelas Luthfi, di Desa Galung Timur, masih ada sekira 72 persen rumah warga yang masih belum dibangun.

Mereka masih tinggal di bekas puing-puing rumah mereka beratapkan terpal dan dinding seadanya.

“Masih ada skira 72 persen rumah warga di sini tinggal di ppuing-puing rumah mereka. Mereka belum punya biaya untuk membangunnya lagi,” katanya.

Luthfi berharap untuk kegiatan buka puasa bersama juga bisa merangsang anak-anak di Galung Timur yang terdampak gempa.

“Semoga kegiatan kali ini bisa menstimulus psikologi anak-anak pasca Bencana Gempa yang meluluh lantakkan kampung Galung Timur,” pungkasnya.

Yuk bantu mereka dalam kegiatan Kemanusiaan di Mamuju dan Majene dengan Ber-Donasi via transfer melalui Bank BNI (009) No. Rek. 889-9699-

A.n IKATEK 96 UH: Konfirmasi transferan melalui BERSAMA BERBAGI CALL CENTER 081340734686

#bersamaberbagi #ikatekunhas #ikaunhas #Humanity #longsor #gempamajene #gempamamuju #gempabumi #sedekahharian #sedekahmembawaberkah



Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Bersama Berbagi Ikatek Unhas Buka Puasa Bersama Korban Gempa Mamuju di Masjid Darurat Ikatek Unhas, https://makassar.tribunnews.com/2021/05/10/bersama-berbagi-ikatek-unhas-buka-puasa-bersama-korban-gempa-mamuju-di-masjid-darurat-ikatek-unhas.

Editor: Arif Fuddin Usman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *