Direktur Nindya Karya Terpilih Sebagai Ketua IKA Teknik Unhas

haedarak
Haedar Amin Karim, alumni Teknik Sipil (1978-1985) Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas), terpilih secara bulat sebagai Ketua Ikatan Keluarga dan Alumni Fakultas Teknik Unhas melalui Musyawarah Nasional IKA Teknik Unhas periode 2014-2018 di Gedung Pertemuan Ilmiah, Kampus Tamalanrea, Minggu (26/10/2014) pagi. Haedar menggantikan Jumain Appe (Komisaris Utama PT Inti dan Sekretaris Utama BPPT) yang memilih untuk tidak maju melanjutkan kepemimpinannya di periode berikutnya.

Musyawarah Nasional IKA Teknik Unhas dihadiri ratusan alumni dari berbagai daerah di Indonesia beserta para mahasiswa. Beberapa di antaranya yakni Ketua IKA Arsitektur Unhas Arwan Tjahjadi, Staf Ahli Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Menteri Perumahan Rakyat Syarif Burhanuddin, dan strategist di perusahaan konsultan teknik PT Wiratman A Sapri Pamulu.

Direktur Utama PT Semen Tonasa Andi Unggul Attas dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto (arsitektur) tak sempat hadir  di musyawarah nasional, namun mereka menyatakan dukungannya atas pelaksanaan acara itu. Keduanya bahkan sempat bertemu dengan sejumlah alumni di salah satu hotel besar di Kota Makassar, sehari sebelum pelaksanaan musyawarah.

Haedar yang berkarir di Jakarta merupakan Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT Nindya Karya (persero). Pada pemaparan visi dan misi sesuai sidang mengesahkan namanya, pecinta olahraga gol ini menekankan untuk membangun sinergi yang lebih erat antara alumni dan perguruan tinggi.

Ada empat program yang akan dilaksanakan yakni: Program pemberian beasiswa alumni terutama bagi alumni yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi; Program bakti alumni untuk berbagai kegiatan pendidikan dan sosial; Program konsolidasi alumn, pengingkatan kapasitas dan daya saing alumni; Serta program penataan bidang administrasi dan pendataan anggota alumni. “Dengan basis data yang kuat, kita lebih gampang memetakan program dan pelaksanaannya,” kata Haedar.

Ia juga menekankan perlunya kerja sama yang lebih erat antara alumni dan antara laimni dengan Unhas. “Penegasan saya, jangan takut menurunkan saya kalau tidak bisa berbuat untuk organisasi ini. Jangan khawatir, kalau tuntutan itu benar, saya sendiri yang lebih dulu mengeluarkan surat pengunduran diri saya. Kita teknik, harus tegas,” kata Haedar.(*)

Sumber : Celebes Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *